JAKARTA - Janice Tjen kembali siap menunjukkan kemampuan terbaiknya di Charleston Open 2026.
Petenis asal Jakarta ini turun di dua nomor, yakni tunggal dan ganda. Kesempatan ini menjadi momentum penting baginya setelah mengalami rentetan hasil kurang memuaskan dalam dua pekan terakhir.
Dalam rangkaian Sunshine Swing sebelumnya, Janice menelan kekalahan pada babak awal Indian Wells 2026 dan Miami Open 2026. Kekalahan itu terjadi baik pada nomor tunggal maupun ganda, sehingga membuatnya bertekad bangkit di turnamen selanjutnya. Charleston Open 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Janice untuk kembali ke performa terbaiknya.
Turnamen WTA 500 ini berlangsung di Family Circle Tennis Center, Daniel Island, Charleston, South Carolina. Janice, yang berusia 23 tahun, akan kembali tampil di dua nomor sekaligus. Dengan pengalaman dan ambisi tinggi, ia berharap bisa meraih hasil maksimal di ajang bergengsi ini.
Status Unggulan di Nomor Tunggal
Kabar menggembirakan datang untuk Janice di nomor tunggal. WTA menetapkan Janice sebagai salah satu peserta unggulan, menempati posisi ke-14. Posisi ini menempatkannya di bawah Wang Xinyu dan Magdalena Frech, tetapi tetap menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan.
“Status unggulan ini memberi keuntungan bagi saya karena langsung lolos ke babak kedua. Saya menunggu lawan yang akan keluar dari laga Magda Linette vs McCartney Kessler. Ini peluang baik untuk mengatur strategi sejak awal,” ujar Janice. Keunggulan ini menjadi modal awal untuk menghadapi lawan-lawan top dunia.
Selain itu, Janice berpeluang bertemu sejumlah unggulan di babak selanjutnya. Mulai dari Elise Mertens pada babak ketiga hingga Ekaterina Alexandrova di perempat final. Tantangan ini dianggapnya sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan menghadapi lawan-lawan papan atas.
Gandeng Aldila Sutjiadi di Nomor Ganda
Untuk nomor ganda, Janice akan berpasangan dengan Aldila Sutjiadi. Ini menjadi kali pertama keduanya bermain sebagai partner di tahun ini. Sebelumnya, baik Janice maupun Aldila tampil di nomor ganda, tetapi tidak pernah sebagai pasangan resmi.
“Tantangan langsung datang dari awal karena kami bertemu unggulan pertama, Krunic dan Zhang. Ini akan menjadi ujian berat bagi kami berdua,” kata Janice. Kendati berat, Janice dan Aldila bertekad tampil maksimal dan menunjukkan kekompakan di lapangan.
Duet ini pernah merasakan kesuksesan pada turnamen sebelumnya, termasuk WTA 250 Chennai Open 2025. Dengan pengalaman tersebut, mereka berharap bisa menghadirkan performa apik di Charleston. Janice menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi lawan tangguh.
Jadwal dan Strategi Pertandingan
Janice Tjen dijadwalkan memulai perjuangan di sektor ganda terlebih dahulu. Pasangan Janice dan Aldila akan bertemu Krunic/Zhang pada Selasa mulai pukul 21.00 WIB. Mereka berharap bisa tampil percaya diri di laga pembuka.
Sementara itu, untuk nomor tunggal, Janice kemungkinan baru bertanding pada Rabu. Keunggulan sebagai unggulan ke-12 membuatnya mendapatkan bye di babak pertama. Hal ini memberi waktu tambahan untuk mempersiapkan strategi menghadapi lawan selanjutnya.
Janice menyatakan bahwa persiapan mental dan fisik sangat penting untuk menghadapi jadwal padat. “Kami harus tetap fokus dan menjaga energi agar bisa tampil optimal di dua nomor. Charleston Open menjadi momen penting untuk membuktikan kemampuan kami,” katanya. Pemulihan dan latihan intens menjadi bagian dari rutinitasnya menjelang pertandingan.
Harapan dan Ambisi Janice Tjen di Charleston Open
Janice menegaskan turnamen ini menjadi peluang membuktikan kualitasnya kepada dunia tenis internasional. “Saya ingin tampil percaya diri, baik di tunggal maupun ganda.
Ini juga untuk menunjukkan bahwa tenis Indonesia bisa bersaing di level tinggi,” jelas Janice. Targetnya adalah menembus babak-babak penting dan memberi inspirasi bagi generasi muda.
Selain itu, Janice berharap pengalaman bertanding melawan pemain unggulan dunia akan menambah wawasan dan teknik permainannya. Ia bertekad memanfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan skill dan strategi. Dukungan dari penggemar menjadi motivasi tambahan bagi Janice dalam menghadapi laga-laga sulit.
Kerja sama dengan Aldila di nomor ganda juga menjadi fokus utama. “Kuncinya adalah komunikasi yang baik dan saling mendukung. Semoga kami bisa menampilkan performa terbaik bagi Indonesia,” kata Janice. Ambisi mereka jelas, yakni menorehkan hasil positif sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.