Kemendag Resmikan Export Center Batam Dampingi UMKM Tembus Pasar Ekspor

Senin, 09 Maret 2026 | 15:24:16 WIB
Kemendag Resmikan Export Center Batam Dampingi UMKM Tembus Pasar Ekspor

JAKARTA - Kementerian Perdagangan menghadirkan Export Center di Kota Batam sebagai upaya mendampingi UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. 

Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam memahami peluang perdagangan internasional. Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri menekankan bahwa tujuan utama adalah membantu UMKM berorientasi ekspor dengan dukungan konkret dari pemerintah.

“Kami melihat pelaku UMKM memiliki semangat ekspor yang tinggi. Export Center Batam memang baru dibuka, namun antusias pelaku usaha sangat besar,” kata Wamendag Dyah. 

Dialog ini menunjukkan minat pelaku usaha untuk berkembang ke pasar internasional sangat tinggi. Dengan fasilitas ini, UMKM bisa lebih percaya diri menghadapi persaingan global.

Fasilitas Export Center Batam tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memberikan pendampingan langsung. Para pelaku UMKM dibimbing untuk menyesuaikan produksi, kapasitas usaha, dan keberlanjutan bisnis agar sesuai standar ekspor. Hal ini membuat persiapan ekspor menjadi lebih matang dan terstruktur.

Seleksi UMKM yang Siap Ekspor

Wamendag Dyah menegaskan bahwa tidak semua UMKM otomatis dapat mengekspor produk mereka. “Kami akan memfilter UMKM mana yang benar-benar siap untuk ekspor. 

Artinya dari segi produksi, kapasitas, hingga kontinuitas pasokan harus memadai agar mampu memenuhi permintaan pasar luar negeri,” ujarnya. Seleksi ini dilakukan agar produk yang masuk pasar internasional memiliki kualitas konsisten dan dapat bersaing.

Proses seleksi juga mencakup evaluasi kesiapan produksi dan kontinuitas pasokan. Pendampingan Export Center membantu UMKM memahami persyaratan teknis ekspor. Dengan demikian, usaha yang lolos seleksi memiliki peluang lebih besar sukses di pasar global.

Dyah menambahkan bahwa UMKM yang lolos seleksi akan dibantu untuk mengakses jaringan perdagangan internasional. Jaringan atase perdagangan di 33 negara siap mendukung pemasaran produk UMKM. Strategi ini diharapkan mempercepat penetrasi produk lokal ke pasar internasional.

Keunggulan Geografis Batam bagi UMKM

Export Center Batam memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan Singapura, Johor, dan negara-negara ASEAN lainnya. “Batam memiliki lokasi yang sangat strategis. Kami senang melihat pemerintah daerah juga mendorong UMKM agar berorientasi ekspor,” ujar Dyah. Keunggulan geografis ini memudahkan pengiriman barang serta membuka peluang kerja sama perdagangan lintas negara.

Selain itu, kedekatan dengan pusat perdagangan regional membuat Batam menjadi hub logistik ideal bagi UMKM. UMKM bisa memanfaatkan kemudahan akses transportasi dan distribusi. Hal ini menjadikan ekspor lebih efisien dan biaya logistik lebih rendah.

Dengan pemanfaatan posisi strategis, UMKM dapat meningkatkan daya saing produk. Export Center Batam berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dengan pasar internasional. Pendekatan ini mempercepat integrasi UMKM ke rantai pasok global.

Pendampingan dan Edukasi Pasar Ekspor

Export Center Batam tidak hanya memberikan bimbingan administratif, tetapi juga edukasi tentang perjanjian perdagangan internasional. 

“Harapannya dengan adanya Export Center di Batam, kita bisa memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mengetahui potensi ekspor, perjanjian perdagangan internasional yang bisa dimanfaatkan, serta peluang pasar di berbagai negara,” kata Dyah. Edukasi ini membantu UMKM membuat keputusan strategis dalam menargetkan pasar.

Penyuluhan mengenai regulasi ekspor, dokumen kepabeanan, dan standar produk juga menjadi bagian dari layanan. UMKM yang memahami regulasi lebih siap menghadapi proses ekspor. Pendekatan edukatif ini sekaligus membangun kompetensi bisnis jangka panjang.

Dyah menekankan pentingnya pemetaan UMKM yang siap ekspor. Pendampingan meliputi evaluasi produk, kapasitas produksi, dan kemampuan memenuhi pesanan internasional. Dengan cara ini, UMKM yang berpartisipasi memiliki peluang sukses lebih tinggi di pasar global.

Operasional dan Harapan dari Export Center

Export Center Batam mulai beroperasi sejak Agustus 2025 dan berlokasi di Mal Pelayanan Publik Batam. Layanan ini tersedia setiap hari kerja mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Kehadiran pusat ini memudahkan UMKM memperoleh layanan dan informasi secara langsung di lokasi strategis.

Wamendag Dyah berharap fasilitas ini dimanfaatkan optimal oleh UMKM untuk mengekspansi pasar. Pendampingan dari pemerintah diharapkan meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, dan kontinuitas pasokan. Dengan dukungan ini, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar meraih sukses di pasar ekspor.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM menjadi kunci keberhasilan. Export Center Batam berperan sebagai mediator yang menghubungkan UMKM dengan pasar regional dan internasional. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di dunia global.

Terkini