Seskab Teddy Sampaikan Arahan Presiden Terkait Soliditas dan Profesionalisme TNI-Polri

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06:02 WIB
Seskab Teddy Sampaikan Arahan Presiden Terkait Soliditas dan Profesionalisme TNI-Polri

JAKARTA - Seskab Teddy ungkap delapan inti taklimat Presiden saat Rapim TNI-Polri sebagai arahan strategis bagi aparat negara. 

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi sorotan karena digelar di Istana Merdeka.

Rapat Pimpinan TNI-Polri merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun secara bergantian. Biasanya kegiatan ini berlangsung di markas kepolisian atau markas TNI. Namun pada tahun ini, rapat tersebut untuk pertama kalinya diselenggarakan di Istana Merdeka.

Pelaksanaan Rapim di Istana Merdeka dinilai memiliki makna simbolik yang kuat. Hal ini mencerminkan perhatian langsung Presiden terhadap soliditas TNI-Polri. Momentum tersebut juga menegaskan pentingnya peran aparat dalam menjaga stabilitas nasional.

Apresiasi Presiden atas Peran TNI-Polri

Dalam arahannya, Presiden menekankan beberapa hal penting kepada jajaran TNI-Polri. Poin pertama adalah apresiasi besar Presiden terhadap seluruh prajurit secara umum. Presiden secara khusus menyoroti kecepatan TNI-Polri dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.

Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi aparat. Respons cepat di lapangan dinilai menjadi bukti kehadiran negara bagi rakyat. Hal ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI-Polri.

Poin kedua yang disampaikan Presiden adalah penguatan kekompakan dan sinergitas TNI-Polri. Arahan ini berlaku dari level pimpinan tertinggi hingga prajurit terbawah. Presiden secara khusus menekankan pentingnya sinergi di wilayah Sumatra.

Arahan Kesiapsiagaan dan Dukungan Program Pemerintah

Poin ketiga dalam taklimat Presiden adalah permintaan agar TNI-Polri selalu siap, sigap, dan cepat membantu rakyat. Arahan ini berlaku di mana pun dan kapan pun masyarakat membutuhkan. Presiden menegaskan hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan rakyat.

Poin keempat, Presiden mengapresiasi peran TNI-Polri dalam mengawal program strategis pemerintah. Program tersebut mencakup makan bergizi gratis, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, serta Sekolah Rakyat. Selain itu, dukungan juga diberikan pada program kedaulatan pangan, energi, dan pembangunan jembatan desa.

Apresiasi ini menunjukkan bahwa peran aparat tidak hanya terbatas pada keamanan. TNI-Polri juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program strategis tersebut.

Penegakan Hukum dan Perlindungan Lingkungan

Poin kelima dalam taklimat Presiden menekankan penanganan dan penegakan hukum yang seadil-adilnya kepada siapa pun. Arahan ini disampaikan untuk memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu. Presiden mengingatkan agar hukum menjadi panglima.

Poin keenam, Presiden meminta TNI-Polri bersama pemerintah daerah melaksanakan program Indonesia ASRI. Program ini mencakup Aman, Sehat, Resik, dan Indah di berbagai lingkungan. Pelaksanaannya dimulai dari perkantoran hingga lingkungan sekitar masyarakat.

Poin ketujuh menekankan pentingnya menjaga seluruh sumber daya alam Indonesia. Presiden mengingatkan agar aparat melindungi kekayaan alam dari pelanggaran dan eksploitasi ilegal. Arahan ini berlaku terhadap siapa pun tanpa pengecualian.

Kesiapan Aparat dan Penguatan Visi Bersama

Poin kedelapan atau terakhir dalam taklimat Presiden adalah menjaga kesiapsiagaan dalam bertugas. Presiden mengingatkan agar TNI-Polri selalu siap dalam kondisi apa pun. Arahan ini menjadi penutup dari delapan poin utama taklimat.

“Kapan pun warga membutuhkan bantuan, maka saat itulah TNI-Polri harus langsung turun membantu,” kata Presiden Prabowo kepada jajaran pimpinan TNI-Polri. Pernyataan tersebut kembali disampaikan oleh Seskab Teddy. Pesan ini menegaskan peran utama aparat sebagai pelayan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Teddy menyampaikan bahwa Rapim TNI-Polri 2026 menjadi momentum penguatan visi bersama. Pemerintah dan aparat TNI-Polri diharapkan semakin solid menjaga stabilitas negara. Selain itu, program strategis nasional diharapkan berjalan cepat, tepat, dan efektif.

Rapim TNI-Polri Tahun 2026 turut dihadiri jajaran menteri dan pejabat negara. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan lintas kementerian terhadap TNI-Polri. Sinergi antarinstansi menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan kebijakan nasional.

Terkini