Pemerintah Pastikan Dua Bansos Utama BPNT dan PKH Berlanjut Tahun Ini

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:18:31 WIB
Pemerintah Pastikan Dua Bansos Utama BPNT dan PKH Berlanjut Tahun Ini

JAKARTA - Upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dipastikan terus berlanjut. 

Strategi ini diwujudkan melalui berbagai program bantuan sosial yang telah berjalan beberapa tahun terakhir. Pada tahun ini, skema bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi inflasi yang fluktuatif.

Bantuan sosial atau bansos menjadi instrumen penting bagi kelompok ekonomi bawah. Program ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Fokus utama pemerintah tetap pada bantuan yang dinilai paling tepat sasaran dan berdampak langsung.

Meski tidak semua jenis bantuan dilanjutkan, sebagian besar program utama tetap dipertahankan. Pemerintah hanya menjalankan sekitar 65 persen dari total jenis bansos sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan agar alokasi anggaran lebih efektif dan terukur.

Dua Bansos Prioritas Tetap Dilanjutkan

Dua jenis bansos yang dipastikan tetap berlanjut adalah BPNT dan PKH. Kedua program ini dinilai telah menjangkau masyarakat secara merata di berbagai daerah. Kategori bansos ini juga termasuk yang paling banyak penerimanya secara nasional.

Wilayah Priangan menjadi salah satu kawasan penerima manfaat program tersebut. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data kemiskinan yang disesuaikan di masing-masing kabupaten. Dengan skema ini, distribusi bantuan diharapkan lebih adil dan tepat sasaran.

Program BPNT dan PKH menjadi tulang punggung perlindungan sosial di daerah. Kedua bantuan ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dan pendidikan. Pemerintah memastikan keberlanjutan program ini tetap terjaga.

Besaran BPNT dan PKH di Wilayah Priangan

Wilayah Priangan Timur mencakup tujuh kabupaten dan kota, termasuk Garut dan Sumedang. Seluruh wilayah tersebut menerima alokasi bansos yang sama secara nasional. Namun jumlah penerima disesuaikan dengan tingkat kemiskinan di masing-masing daerah.

BPNT memberikan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong atau toko mitra. Nominal ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

PKH memberikan bantuan tunai dengan komponen kesehatan dan pendidikan. Total bantuan per keluarga berkisar Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000 per tahun. Besaran tersebut dibagi dalam pencairan bulanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Daftar Bansos yang Diprediksi Berlanjut

Selain BPNT dan PKH, beberapa bansos lain juga diperkirakan tetap berlanjut. Program PIP dan PBI JKN masih menjamin akses pendidikan dan kesehatan gratis. Bantuan ini menyasar keluarga prasejahtera di seluruh wilayah.

BLT Dana Desa sebesar Rp300.000 per bulan juga tetap berjalan. Program ini ditujukan bagi warga miskin ekstrem di tingkat desa. Pemerintah desa menjadi ujung tombak pelaksanaannya.

Bantuan beras 10 hingga 20 kilogram diperkirakan cair pada awal tahun. Bantuan ini menyasar jutaan keluarga penerima manfaat selama empat bulan pertama. Program permakanan lansia, disabilitas, dan YAPI juga tetap diberikan.

Cara Memastikan Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat memastikan status penerimaan bansos secara mandiri. Pengecekan dilakukan dengan memasukkan data sesuai identitas kependudukan. Proses ini bersifat terbuka dan mudah diakses.

Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi cek bansos. Pengguna diminta mengisi data wilayah dan nama lengkap sesuai e-KTP. Sistem akan menampilkan status kepesertaan secara otomatis.

Alternatif lain adalah melalui aplikasi Cek Bansos. Aplikasi ini tersedia di toko aplikasi dan dapat diunduh gratis. Hasil pencarian akan menunjukkan jenis bantuan dan status pencairan.

Terkini