Arbeloa Incar Thiago Pitarch, Real Madrid Terancam Krisis Gelandang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:15:01 WIB
Arbeloa Ingin Boyong Thiago Pitarch ke Fulham dari Real Madrid [FOTO: NET].

JAKARTA - Pelatih anyar Fulham, Alvaro Arbeloa, dilaporkan tengah membidik gelandang muda Real Madrid, Thiago Pitarch, pada bursa transfer musim panas ini.

Langkah awal Alvaro Arbeloa dalam merancang kekuatan Fulham memang banyak kembali mengarah ke klub lamanya di Bernabeu. 

Sebelum kabar ketertarikan ini mencuat, Alvaro Arbeloa dikabarkan tinggal selangkah lagi bersua kembali dengan dua mantan anak asuhnya, Gonzalo Garcia dan Cesar Palacios, lewat kesepakatan transfer senilai total sekitar 50 juta euro atau setara Rp 1 triliun.

Kini, nama Pitarch berpeluang besar menjadi talenta jebolan Castilla ketiga yang berlabuh ke Fulham.

Berdasarkan laporan dari Marca, proses pembicaraan awal antara pihak Fulham dan agen sang pemain telah bergulir. Di mana Thiago Pitarch disebut gembira dengan kans merumput di Liga Inggris bersama mantan pelatih serta rekan setimnya.

Pitarch, yang sempat menjadi pilihan utama di skuad inti Los Blancos ketika Arbeloa menggantikan posisi Xabi Alonso, dilaporkan sangat bersedia meninggalkan ibu kota Spanyol demi melanjutkan kariernya di Premier League.

Faktor Cedera Jadi Penghambat 

Kendati sang pemain memendam minat tinggi, proses kepindahannya diperkirakan tak bakal bergulir semulus transfer Gonzalo ataupun Palacios lantaran masalah kebugaran.

Gelandang berusia 18 tahun itu diketahui tengah dibekap cedera lutut yang didapatnya saat sesi latihan, sehingga ia diproyeksikan mesti menepi dari lapangan hijau setidaknya selama enam pekan ke depan.

Situasi tersebut memicu manajemen klub asal London itu bersikap "lebih berhati-hati" dalam mengambil langkah. Terlebih, mereka juga mengantongi opsi gelandang lain dalam radar incaran, salah satunya yakni Shea Charles dari Southampton.

Meskipun menit bermain Charles di kasta tertinggi sepak bola Inggris masih terbatas, ia dinilai telah terbiasa dengan atmosfer sepak bola di sana, berbeda dari Pitarch yang memerlukan waktu adaptasi lebih lama di lingkungan dan kompetisi baru.

Dampak cedera serius tersebut pada akhirnya cukup membuat pihak klub peminat sedikit ragu.

Kedekatan dengan Arbeloa dan Ancaman Krisis Lini Tengah Madrid

Keunggulan utama Pitarch tentu terletak pada relasi eratnya dengan Arbeloa. Sang pelatih terbukti kerap menaruh kepercayaan kepada pemain muda tersebut dalam laga-laga krusial di pentas Liga Champions musim lalu.

Termasuk sewaktu ia dipasang sebagai starter menghadapi Manchester City dan Bayern Muenchen dengan menggeser pilar nama besar seperti Eduardo Camavinga serta Dani Ceballos ke bangku cadangan.

Musim 2025–2026 ditutup Pitarch lewat torehan 16 penampilan dan dua assist, sebelum akhirnya sukses mengantar timnas U19 Spanyol merengkuh gelar juara Kejuaraan Eropa musim panas ini dan masuk dalam jajaran Tim Terbaik Turnamen.

Timbulkan Krisis Lini Tengah?

Di sisi lain, kepergian Pitarch dapat memicu masalah kedalaman skuad bagi Real Madrid pada area sektor tengah.

Klub raksasa Spanyol itu sebelumnya sudah melepas deretan pemain muda lulusan Castilla pada musim panas ini, seperti Gonzalo, Palacios, Nico Paz, dan Victor Munoz.

Seandainya kepindahan Pitarch terealisasi, Los Blancos dipastikan bakal mengalami keterbatasan pilihan di lini tengah, mengingat pelatih baru Jose Mourinho hanya akan mengandalkan Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Eduardo Camavinga, serta rekrutan anyar Bernardo Silva.

Sebab, Arda Guler dan Jude Bellingham diproyeksikan guna mengisi peran yang lebih ofensif di area depan.

Terkini