Asing Borong Saham Rp 5,99 T, IHSG Menguat 0,64 Persen Sepekan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:32:02 WIB
Rekap IHSG Sepekan: Menguat 0,64 Persen Usai Asing Borong Saham [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup laju perdagangan periode 27-31 Juli 2026 di zona hijau. Sepanjang sepekan, IHSG menguat 0,64 persen menuju posisi 6.236,126 dari level 6.196,430 pada pekan sebelumnya.

Seiring kenaikan indeks, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turut terkerek 0,48 persen menjadi Rp 10.923 triliun.

Merujuk pada data transaksi yang mengutip RTI, Sabtu malam (1/8/2026), selama kurun lima hari terakhir pemodal asing membukukan aksi beli bersih (net buy) di seluruh pasar mencapai Rp 5,99 triliun.

Walau begitu, pada pasar reguler (regular market), investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) hingga Rp 2,61 triliun. Gelombang aksi beli asing di pasar negosiasi dan tunai menyentuh Rp 8,61 triliun.

Dalam jangka waktu lima hari transaksi, akumulasi volume perdagangan mencapai 161,5 miliar saham. Pemodal dalam negeri tetap menguasai dominasi aktivitas transaksi dengan porsi 80,01 persen, sementara investor asing menorehkan kontribusi 19,99 persen.

Ditinjau dari segi volume, pemodal asing mencatatkan akumulasi beli sebesar 31,9 miliar saham atau setara 9,89 persen dari keseluruhan volume transaksi, sedangkan aksi jualnya berada di angka 32,6 miliar saham atau 10,10 persen.

Di lain pihak, investor domestik mencatatkan akumulasi volume beli senilai 129,6 miliar saham atau 40,11 persen, dengan volume jual mencapai 128,9 miliar saham atau 39,90 persen.

Sementara itu, total nilai transaksi sepanjang lima hari perdagangan menembus angka Rp 76,7 triliun. Pemodal domestik kembali memegang kendali dengan sumbangsih 64,23 persen, adapun pemodal asing menyumbang 35,77 persen dari akumulasi nilai transaksi.

Rinciannya, nilai transaksi beli pemodal asing menyentuh Rp 30,4 triliun atau 19,84 persen dari total transaksi, sedangkan nilai penjualannya berada di angka Rp 24,4 triliun atau 15,93 persen, sehingga membuahkan net buy sebesar Rp 5,99 triliun.

Selanjutnya, pemodal domestik menorehkan angka transaksi beli senilai Rp 46,3 triliun atau 30,16 persen, sementara angka penjualannya berada di Rp 52,3 triliun atau 34,07 persen, yang menandakan investor domestik lebih dominan melepas kepemilikan saham pada kurun waktu tersebut.

Terkini