BSDE Kantongi Marketing Sales Rp5,12 Triliun pada Semester I/2026

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:35:31 WIB
Capai 51% Target, BSDE Bukukan Marketing Sales Rp5,12 Triliun [FOTO: NET].

JAKARTA — Entitas properti dari grup Sinarmas, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE), meraup pencapaian pendapatan prapenjualan (marketing sales) mencapai Rp5,12 triliun sepanjang semester I/2026.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya menyampaikan bahwa torehan tersebut setara dengan kisaran 51% dari patokan target prapenjualan tahun 2026 yang ditetapkan senilai Rp10 triliun, sekaligus terangkat tipis 1% dibandingkan realisasi periode serupa tahun lalu yang sebesar Rp5,08 triliun.

"Pencapaian semester pertama mencerminkan kuatnya fundamental bisnis perseroan meskipun industri properti masih dibayangi dinamika suku bunga," ujarnya melalui keterangan tertulisnya dikutip Kamis (30/7/2026).

Ia menguraikan bahwa perseroan sanggup mengawal pertumbuhan penjualan berkat strategi peluncuran produk yang cermat, ketersediaan portofolio yang beragam, serta daya pikat kawasan mandiri BSD City yang kian matang.

Membedah dari sisi struktur penjualan, sektor residensial tetap menjadi penyumbang dominan dengan angka Rp2,44 triliun atau menyumbang sekitar 48% dari total prapenjualan semester I/2026.

Sementara itu, sektor komersial yang meliputi commercial lot, apartemen, hingga ruko memberikan kontribusi Rp2,32 triliun atau berkisar 45% dari keseluruhan marketing sales.

 Adapun unit usaha lainnya memberikan andil senilai Rp364 miliar atau setara 7% dari total prapenjualan.

Secara kuartalan, BSDE membukukan angka prapenjualan senilai Rp2,58 triliun pada kuartal II/2026, terangkat sekitar 2% apabila disandingkan dengan kuartal sebelumnya. 

Kenaikan tersebut menandakan bahwa permintaan terhadap produk hunian maupun area komersial masih terjaga kokoh.

Kawasan BSD City kembali memegang peran sebagai motor penggerak utama pertumbuhan perseroan dengan porsi sumbangan sekitar 66% terhadap total marketing sales semester I/2026. 

Penjualan utamanya disokong oleh beberapa proyek andalan, seperti Nava Park, Hiera, Armont Residences, Eonna, Terravia, Vireya, dan Izzi.

Di luar kawasan BSD City, sejumlah proyek yang tersebar di wilayah lain turut mencatatkan performa positif, di antaranya Dovia di kawasan Grand Wisata Bekasi, Orlens di Kota Wisata Cibubur, serta El Como di Grand City Balikpapan.

Segmen Komersial Tetap Kuat

Di samping sektor hunian, unit komersial turut menjadi pilar vital dalam mendorong pertumbuhan prapenjualan BSDE pada paruh pertama tahun ini. 

Penjualan ruko terdata menyentuh Rp1,28 triliun, disusul commercial lot sebesar Rp789 miliar dan apartemen senilai Rp247 miliar.

Penyumbang utama pada penjualan lini komersial bersumber dari proyek Nava Park Business Suites, Blueprint Design & Community Center, Delrey, serta West Village 2 yang berlokasi di area BSD City. 

Sementara itu, penjualan unit apartemen ditopang oleh proyek Aerium, The Elements, dan Southgate yang berada di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.

Menurutnya, seiring menguatnya denyut aktivitas bisnis, roda ekonomi, dan tren gaya hidup di pelbagai kawasan township milik BSDE, permintaan terhadap penawaran produk komersial pun ikut terdorong naik.

Menyongsong semester II/2026, BSDE menilai prospek permintaan atas tempat tinggal berkualitas serta kawasan terpadu tetap menjadi penopang utama pada pasar properti. 

Selain didorong oleh pemenuhan pembeli akhir (end-user), daya tarik properti sebagai media investasi jangka panjang juga dianggap masih kuat, terutama pada proyek-proyek unggulan di area BSD City.

Guna mengawal momentum pertumbuhan, perseroan bakal melanjutkan langkah peluncuran proyek secara selektif yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar sekaligus memelihara pendekatan penjualan yang cermat.

"Didukung oleh portofolio produk yang beragam, kekuatan BSD City sebagai township unggulan, serta program pemasaran nasional Royal Key yang kompetitif, kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp10 triliun,” tegasnya.

Terkini